kadang kala apa yang kita berikan dengan ikhlas tak bisa dirasakan seikhlas pemberian kita
walau pun rasa sakit sudah berusaha untuk ditahan tapi sakit tetap saja sakit
kesabaran dan ketenangan belum tentu bisa menahan sakit yang telah terjadi
keikhlasan untuk mencintai selalu membuatnya semakin tertahan dan menumpuk di suatu tempat yang telah tersedia
entah sampai kapan tempat itu akan bertahan dan bisa menampung rasa sakit yang tak bisa tercurahkan
adakah sesuatu yang bisa mengubur rasa sakit itu dalam tanah yang subur hingga suatu saat nanti tumbukan itu ditumbuhi bunga mawar yang indah
bisakah tumbukan itu dihilangkan?
berapa banyakkah tanah yang bisa menutupi semuanya?
sekuat apakah tanah itu untuk menutupinya dan menghilangkan bau busuk yang ditimbulkannya kelak?
adanya orang yang sabar untuk berusaha terus menutupinya?
rasa sakit yang tumbuh karena banyak orang bisakah dihilangkah oleh satu orang saja?
apakah orang ini nantinya tidak akan lagi mengorek" apa yang telah dikuburnya?
aku kadang ingin marah pada apa yang ku cintai dengan setulus hati
tapi hati dan mulutku rasanya tertutup dengan rasa takut akan kehilangan
sanpai kapan dia akan mengerti apa yang aku rasakan
sampai kapan aku bisa bersabar dan mengediakan tempat untuk kesabaran dan rasa sakit ini????